Mengenal Santa Mechtildis, Suster Yang Mengawali Doa Novena Tiga Salam Maria

Santa Mechtildis  adalah seorang suster dari ordo Benedictine yang berasal dari Jerman. Santa Mechtilds lahir sekitar tahun 1241dengan nama Matilda von Hackeborn-Wippra. Beliau berasal dari keluarga yang cukup kaya dan terkenal. Pada saat kelahirannya Matilda begitu lemah sehingga keluarganya takut bayi kecil ini akan meninggal sebelum dibabtis. Oleh karena itu segera setela lahir, bayi Matilda dibawa ke seorang pastor untuk dibabtis. Pastor yang membabtisnya meyakinkan keluarga Matilda bahwa Matilda tidak akan meninggal bahkan meramalkan akan tumbuh menjadi santa yang berbakti kepada Tuhan dan berumur panjang.

Keinginan Matilda untuk menjadi suster muncul saat berusia tujuh tahun, dimana di mengunjungi saudaranya yang bernama Gertrude pada sebuah biara. Matilda sendiri baru muli menjadi suster biara setelah berusia 17 tahun. Sebagai suster, Matilda segera dikenal akan sifatnya yang rendah hati dan suka menolong. Selama di sekolah suster Matilda bekerja di perpustakaan dan banyak menulis doa. Matilda juga dikenal akan kepandaiannya bermain musik dan suaranya yang indah.

Karena kondisi fisiknya yang lemah, Santa Mechtildis sering berada dalam keadaan sakit. Dalam sakitnya ia berdoa pada Bund Maria agar menemaninya saat ajalnya tiba. Bunda Maria menjawab dengan menampakkan diri pada Santa Mechtildis dan bersabda bahwa Bunda akan menemaninya sampai ajalnya tiba, namun Ia meminta Santa Mechtildis untuk berdoa tiga salam maria setiap hari. Inilah yang menjadi dasar Doa Novena Tiga Salam Maria yang kita kenal sekarang.

Saat berusia lima puluh tahun, Santa Mechtildis pernah mendapatkan wahyu dari Tuhan. Dalam wahyu tersebut Tuhan berkata kepadanya bahwa semua yang terjadi padanya adalah berkah dari Tuhan. Oleh karena itu Ia memintanya untuk berbakti pada Tuhan melalui kepandaiannya menulis. Berdasarkan wahyu tersebut Santa Mechtildis menulis buku yang berjudul ‘The book of Special Grace” yang isinya mengenai kemenangan kuasa Tuhan. Buku ini masih terus dipublikasikan setelah Santa Mechtildis meninggal pada 19 November 1298 di Biara Helfta. Pada tanggal kematiannya itu pula ditetapkan sebagai hari perayaan Santa Mechtildis oleh Gereja Katolik.

Sumber: http://doanovena.com

 

Leave a Reply to clarissa Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *